Ichiro Kishimi - Nama Orang; Fumitake Koga - Nama Orang; Agnes Cynthia - Nama Orang;
E-Book Berani Tidak Disukai: Fenomena dari Jepang untuk Membebaskan Diri, Mengubah Hidup, dan Meraih Kebahagiaan Sejati
PT GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA · 2019
Penilaian
0,0
dari 5Informasi Detail Buku
ISBN/ISSN
9786020633220
Penerbit
PT GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA
Tahun Terbit
2019
Halaman
xxii, 325 hlm; 1,6 MB
Bahasa
Indonesia
Klasifikasi
155.25
Edisi
Cet. 1
No. Panggil
155.25 ICH b
Subjek
Sinopsis
Membaca buku ini bisa mengubah hidup anda. Jutaan orang sudah menarik manfaat darinya. Sekarang giliran anda.
Berani Tidak Disukai, yang sudah terjual lebih dari 3,5 juta eksemplar, mengungkap rahasia mengeluarkan kekuatan terpendam yang memungkinkan anda meraih kebahagiaan yang hakiki dan menjadi sosok yang anda idam-idamkan.
Apakah kebahagiaan adalah sesuatu yang anda pilih? Berani Tidak Disukai menyajikan jawabannya secara sederhana dan langsung. Berdasarkan teori Alfred Adler, satu dari tiga psikolog terkemuka abad kesembilan belas selain Freud dan Jung, buku ini mengikuti percakapan yang menggugah antara seorang filsuf dan seorang pemuda. Dalam lima percakapan yang terjalin, sang filsuf membantu muridnya memahami bagaimana masing-masing dari kita mampu menentukan arah hidup kita, bebas dari belenggu trauma masa lalu dan beban ekspektasi orang lain.
Buku yang kaya kebijaksanaan ini akan memandu anda memahami konsep memaafkan diri sendiri, mencintai diri, dan menyingkirkan hal-hal yang tidak penting dari pikiran. Cara pikir yang membebaskan ini memungkinkan anda membangun keberanian untuk mengubah dan mengabaikan batasan yang mungkin anda berlakukan bagi diri anda.
Berani Tidak Disukai, yang sudah terjual lebih dari 3,5 juta eksemplar, mengungkap rahasia mengeluarkan kekuatan terpendam yang memungkinkan anda meraih kebahagiaan yang hakiki dan menjadi sosok yang anda idam-idamkan.
Apakah kebahagiaan adalah sesuatu yang anda pilih? Berani Tidak Disukai menyajikan jawabannya secara sederhana dan langsung. Berdasarkan teori Alfred Adler, satu dari tiga psikolog terkemuka abad kesembilan belas selain Freud dan Jung, buku ini mengikuti percakapan yang menggugah antara seorang filsuf dan seorang pemuda. Dalam lima percakapan yang terjalin, sang filsuf membantu muridnya memahami bagaimana masing-masing dari kita mampu menentukan arah hidup kita, bebas dari belenggu trauma masa lalu dan beban ekspektasi orang lain.
Buku yang kaya kebijaksanaan ini akan memandu anda memahami konsep memaafkan diri sendiri, mencintai diri, dan menyingkirkan hal-hal yang tidak penting dari pikiran. Cara pikir yang membebaskan ini memungkinkan anda membangun keberanian untuk mengubah dan mengabaikan batasan yang mungkin anda berlakukan bagi diri anda.
Ketersediaan
#
Perpustakaan SMA Kolese Loyola Semarang
155.25 ICH b 000487-eB-0122
000487-eB-0122
Tersedia
Lampiran Berkas
Rekomendasi Buku Lainnya
0 BukuTidak ada rekomendasi buku yang ditemukan.