M. Adnan Amal - Nama Orang; Taufik Adnan Amal - Nama Orang;
E-book Kepulauan Rempah-rempah : Perjalanan Sejarah Maluku Utara 1250 - 1950
Gora Pustaka Indonesia · 2007
Penilaian
0,0
dari 5Informasi Detail Buku
ISBN/ISSN
9786028003001
Penerbit
Gora Pustaka Indonesia
Tahun Terbit
2007
Halaman
351 hlm
Bahasa
Indonesia
Klasifikasi
959.859856
No. Panggil
959.859856 AMA k
Subjek
Sinopsis
Penelitian arkeologis yang dilakukan Australian National University – seperti dikemukakan Matthew Spring dalam tulisannya, "Recent Advances in Our Knowledge of Molucca's Earliest History"1 –mengungkapkan bahwa Maluku telah didiami manusia sejak zaman es (pleestocene), sekurang-kurangnya 30.000 tahun lalu. Ketika itu, Maluku merupakan kawasan kritis yang menjadi mata rantai penghubung antara kawasan Pasifik dan Asia Tenggara. Menurut sejumlah sarjana, kawasan ini memiliki peran penting dalam masa prasejarah. Ia merupakan daerah lintas strategis bagi perpindahan penduduk Asia Tenggara ke Melanesia dan Mikronesia. Bahkan, Richard Shutler Jr. mengemukakan hipotesis bahwa Halmahera, pulau terbesar di Maluku, merupakan kunci untuk menetapkan lokasi tanah asal penduduk yang berbahasa Austronesia. Situs dan benda prasejarah telah ditemukan di pulau Waidoba dan Taneti (Kayoa), serta di Doro dan Tanjung Luari (Kao dan Tobelo). Sementara
benda-benda peninggalan tradisi batu besar, berupa batu-besar (megalitik) di Ternate dan batu-kecil (neolitik) di Waidoba, juga telah ditemukan.2 Penduduk pertama Australia dan Papua mungkin telah menetap di kawasannya sekitar 60.000 tahun yang silam. Mereka berasal dari Asia serta sampai ke Australia dan Papua dengan melintasi Maluku. Ketika itu, bagian pulau Aru terletak pada kontinen yang sama dengan daratan Papua dan Australia. Hal ini terlihat dari persamaan jenis burung dan hewan. Burung Cendrawasih, misalnya, dapat ditemukan di Aru ataupun di Papua. Sementara
Kangguru terdapat baik di Aru, Papua maupun Australia.
benda-benda peninggalan tradisi batu besar, berupa batu-besar (megalitik) di Ternate dan batu-kecil (neolitik) di Waidoba, juga telah ditemukan.2 Penduduk pertama Australia dan Papua mungkin telah menetap di kawasannya sekitar 60.000 tahun yang silam. Mereka berasal dari Asia serta sampai ke Australia dan Papua dengan melintasi Maluku. Ketika itu, bagian pulau Aru terletak pada kontinen yang sama dengan daratan Papua dan Australia. Hal ini terlihat dari persamaan jenis burung dan hewan. Burung Cendrawasih, misalnya, dapat ditemukan di Aru ataupun di Papua. Sementara
Kangguru terdapat baik di Aru, Papua maupun Australia.
Ketersediaan
#
Perpustakaan SMA Kolese Loyola Semarang
959.859856 AMA k 000750-eB-0122
000750-eB-0122
Tersedia
Lampiran Berkas
Rekomendasi Buku Lainnya
0 BukuTidak ada rekomendasi buku yang ditemukan.