J.S. Khairen - Nama Orang;
Kami (Bukan) Sarjana Kertas
PT. Gramedia Widiasarana Indonesia · 2024
Penilaian
0,0
dari 5Informasi Detail Buku
ISBN/ISSN
9786020530703
Penerbit
PT. Gramedia Widiasarana Indonesia
Tahun Terbit
2024
Halaman
viii, 392 hlm; 13,5 x 20 cm
Bahasa
Indonesia
Klasifikasi
899.2213
Edisi
Cet. 3
No. Panggil
899.2213 KHA k
Subjek
Sinopsis
Di kampus UDEL, terjebaklah tujuh mahasiswa yang hidup segan kuliah tak mau. Mereka terpaksa kuliah di kampus yang Google saja tak dapat mendeteksi. Cobalah sekarang anda googling "Kampus UDEL", takkan bertemu!
Alasan mereka masuk UDEL macam-macam. Ada yang otaknya tak mampu masuk negeri, ada yang orang tuanya tak cukup biaya masuk swasta unggul, ada pula yang karena... biar kuliah aja.
Hari pertama kuliah, ibu Lira Estrini dosen konseling yang masih muda menggemparkan kelas dengan sebuah kejadian gila, lucu, dan tak masuk akal. Ia membawa sekotak pizza dan koper berisi tikus. Seisi kelas panik, tapi anehnya, semangat para mahasiswa buangan ini justru terbakar untuk berani bermimpi!
Akankah mereka bertahan di kampus amburadul ini? Sekalipun iya, bisakah mereka jadi sarjana yang tidak sekadar di atas kertas?
Buku ini wajib dibaca para pelajar SMA, mahasiswa, orang tua, karyawan, petinggi perusahaan, pengambil kebijakan di institusi pendidikan, anak start-up, anak muda berkarya, pengemudi ojek online, abang ondel-ondel, hingga presiden Korea Utara agar kita dapat memutuskan seberapa penting sebenarnya nilai sebuah ijazah.
Buku pertama dari serial Kami (Bukan) Sarjana Kertas.
Alasan mereka masuk UDEL macam-macam. Ada yang otaknya tak mampu masuk negeri, ada yang orang tuanya tak cukup biaya masuk swasta unggul, ada pula yang karena... biar kuliah aja.
Hari pertama kuliah, ibu Lira Estrini dosen konseling yang masih muda menggemparkan kelas dengan sebuah kejadian gila, lucu, dan tak masuk akal. Ia membawa sekotak pizza dan koper berisi tikus. Seisi kelas panik, tapi anehnya, semangat para mahasiswa buangan ini justru terbakar untuk berani bermimpi!
Akankah mereka bertahan di kampus amburadul ini? Sekalipun iya, bisakah mereka jadi sarjana yang tidak sekadar di atas kertas?
Buku ini wajib dibaca para pelajar SMA, mahasiswa, orang tua, karyawan, petinggi perusahaan, pengambil kebijakan di institusi pendidikan, anak start-up, anak muda berkarya, pengemudi ojek online, abang ondel-ondel, hingga presiden Korea Utara agar kita dapat memutuskan seberapa penting sebenarnya nilai sebuah ijazah.
Buku pertama dari serial Kami (Bukan) Sarjana Kertas.
Ketersediaan
#
Perpustakaan SMA Kolese Loyola Semarang
899.2213 KHA k 000356-B-0122
000356-B-0122
Tersedia
#
Perpustakaan SMA Kolese Loyola Semarang
899.2213 KHA k 000357-B-0122
000357-B-0122
Tersedia
Versi lain/terkait
Rekomendasi Buku Lainnya
0 BukuTidak ada rekomendasi buku yang ditemukan.