Ida Ayu Wimba Ruspawati - Nama Orang; Ida Bagus Surya Peradantha - Nama Orang;
E-book Rekonstruksi Tari Legong Tombol dalam Sebuah Karya Seni
KBM Indonesia · 2021
Penilaian
0,0
dari 5Informasi Detail Buku
ISBN/ISSN
9786236297520
Penerbit
KBM Indonesia
Tahun Terbit
2021
Halaman
139 hlm
Bahasa
Indonesia
Klasifikasi
793.3
No. Panggil
793.3 RUS r
Subjek
Sinopsis
Tari Legong adalah salah satu kesenian klasik yang berkembang di Bali sejak abad XIX (Dibia, 2015 : 57). Di Bali, tari ini mengalami sejarah penciptaan yang panjang, bermula dari aktivitas semedi
Dewa Agung Made Karna, seorang pangeran Kerajaan Sukawati di Pura Payogan Agung, di Desa Ketewel, Kabupaten Gianyar. Dalam semedinya tersebut, Dewa Agung Made Karna melihat sepasang
bidadari kembar yang menari dengan gemulai. Peristiwa bidadari menari itulah yang disebut oleh Dewa Agung Made Karna dengan istilah ngalegong (Suarka, 2015 : 9). Setelah terbangun dari
semedinya, beliau memerintahkan seorang abdinya untuk membuat topeng yang mirip dengan wajah bidadari dalam semedi beliau. Akhirnya sepasang topeng tersebut selanjutnya menjadi inspirasi
terciptanya Tari Legong.
Dewa Agung Made Karna, seorang pangeran Kerajaan Sukawati di Pura Payogan Agung, di Desa Ketewel, Kabupaten Gianyar. Dalam semedinya tersebut, Dewa Agung Made Karna melihat sepasang
bidadari kembar yang menari dengan gemulai. Peristiwa bidadari menari itulah yang disebut oleh Dewa Agung Made Karna dengan istilah ngalegong (Suarka, 2015 : 9). Setelah terbangun dari
semedinya, beliau memerintahkan seorang abdinya untuk membuat topeng yang mirip dengan wajah bidadari dalam semedi beliau. Akhirnya sepasang topeng tersebut selanjutnya menjadi inspirasi
terciptanya Tari Legong.
Ketersediaan
#
Perpustakaan SMA Kolese Loyola Semarang
793.3 RUS r 000264-eB-0122
000264-eB-0122
Tersedia
Lampiran Berkas
Rekomendasi Buku Lainnya
0 BukuTidak ada rekomendasi buku yang ditemukan.