Bambang W. SOEHARTO - Nama Orang; Endi HARYONO - Nama Orang; Atmadji SUMARKIDJO - Nama Orang;
MENANGANI KONFLIK DI INDONESIA
Kata Hasta Pustaka · 2011
Penilaian
0,0
dari 5Informasi Detail Buku
ISBN/ISSN
978-979-1056-55
Penerbit
Kata Hasta Pustaka
Tahun Terbit
2011
Halaman
xlvi + 336 hlm.; illus. 15 x 23 cm
Bahasa
Indonesia
Klasifikasi
361.2
Edisi
cet. 1
No. Panggil
361.2 SOE m
Subjek
Sinopsis
Buku ini mengungkapkan betapa berbahayanya akibat dari konflik-konflik tersebut bagi persatuan bangsa maupun persatuan nasional.
Disebutkan oleh Bambang bahwa konflik sosial pada khususnya, sesungguhnya terjadi karena tiga faktor penyebab; Primordialisme (primordialism).Security Dilemma, yaitu dilema keamanan atau perasaaan ketidakpastian serta ketidakamanan.Institutional Breakdown, yaitu kelemahan institusi negara.
"Sebagai negara yang berdiri diatas pondasi negara kebangsaan, Indonesia tentu saja membutuhkan ikatan-ikatan sosial yang kuat agar kehidupan bangsa dan negara yang bersatu berjalan dengan baik," ungkap Bambang W Soeharto.
Satu hal yang tidak dapat dipungkiri, realitas plural yang dikandung negara Indonesia senantiasa menjadi ancaman laten yang serius bagi terjadinya konflik sosial. Dimensi etnis telah mewarnai perjalanan bangsa Indonesia sejak kemerdekaan. Konflik sosial yang kerap berlangsung berpotensi menghancurkan sendi-sendi pluralisme dan kerukunan kehidupan berbangsa. Oleh karena itu, pengelolaan atau management dan penyelesaian konflik dengan cara damai harus senantiasa dilakukan dan menjadi pilihan.
Disebutkan oleh Bambang bahwa konflik sosial pada khususnya, sesungguhnya terjadi karena tiga faktor penyebab; Primordialisme (primordialism).Security Dilemma, yaitu dilema keamanan atau perasaaan ketidakpastian serta ketidakamanan.Institutional Breakdown, yaitu kelemahan institusi negara.
"Sebagai negara yang berdiri diatas pondasi negara kebangsaan, Indonesia tentu saja membutuhkan ikatan-ikatan sosial yang kuat agar kehidupan bangsa dan negara yang bersatu berjalan dengan baik," ungkap Bambang W Soeharto.
Satu hal yang tidak dapat dipungkiri, realitas plural yang dikandung negara Indonesia senantiasa menjadi ancaman laten yang serius bagi terjadinya konflik sosial. Dimensi etnis telah mewarnai perjalanan bangsa Indonesia sejak kemerdekaan. Konflik sosial yang kerap berlangsung berpotensi menghancurkan sendi-sendi pluralisme dan kerukunan kehidupan berbangsa. Oleh karena itu, pengelolaan atau management dan penyelesaian konflik dengan cara damai harus senantiasa dilakukan dan menjadi pilihan.
Ketersediaan
#
Perpustakaan SMA Kolese Loyola Semarang
361.2 SOE m 007797-B-0115
007797-B-0115
Tersedia
Rekomendasi Buku Lainnya
0 BukuTidak ada rekomendasi buku yang ditemukan.