E.W. Hornung - Nama Orang; Ayuning - Nama Orang; Endang Sulistiyowati - Nama Orang;
Petualangan pencuri kelas atas
GagasMedia · 2012
Penilaian
0,0
dari 5Informasi Detail Buku
ISBN/ISSN
9789797806019
Penerbit
GagasMedia
Tahun Terbit
2012
Halaman
251 hlm. 14 x 20 cm
Bahasa
Indonesia
Klasifikasi
823
Edisi
cet. 1
No. Panggil
823 HOR p
Subjek
Sinopsis
Buku ini akan mengingatkan kita kepada sosok sang legenda Sherlock Holmes dan sahabatnya Dr. Watson. Perbedaannya mereka merupakan tokoh penegak hukum dan keadilan, sedangkan A.J Raffles dan Bunny justru sebaliknya. Ia diburu pihak berwajib, dan musuh-musuhnya bermunculan dari dunia hitam. Terutama sesama pencuri atau perampok keji yang mengincar mangsa sama. Namun, selalu dikalahkan oleh kecerdikan Raffles dengan pandangan bahwa ia berada disisi yang benar.
Kemunculan Bunny sendiri diawali dari keterpurukan kehidupannya yang dipenuhi dengan utang piutang dan berniat meminta pertolongan teman dekat di sekolahnya dulu A.J. Raffles. Entah suatu tindakan yang benar atau tidak. Pasalnya saat itu Raffles pun berada dalam keadaan yang sama dengannya terpuruk dalam dunia kemiskinan. Meskipun tidak terlihat dari penampilannya yang tenang dan santai.
Bunny bersedia melakukan apapun agar Raffles dapat membantunya dan menjauhkan dirinya dari semua hutangnya.
"Bahkan melakukan kejahatan?" tanya Raffles sambil tersenyum.
"Iya, bahkan melakukan kejahatan," tegas Bunny.
Sejak saat itulah petualangan dimulai. Meskipun janji Bunny tidak sepenuhnya diyakini oleh dirinya sendiri dan sering kali berdebat dengan teman dekatnya itu.
Perkaataan Raffles yang cukup membuat terkesan adalah perkataannya dengan mengaku mengutip perkataan Gilbert.
"Mengapa aku harus bekerja, jika aku bisa mencuri? Mengapa menjalani kehidupan yang membosankan, jika aku bisa merasakan kegairahan, semangat, bahaya, sekaligus menikmati hidup dengan layak. Tentu saja tindakanku sangat salah, tapi tidak semua orang bisa menjadi moralis dan sejak awal pembagian kekayaan di masyarakat sudah tidak adil. Lagi pula, kau tidak melakukannya sepanjang waktu ...... tapi kata-kata itu memang benar adanya."
Kemunculan Bunny sendiri diawali dari keterpurukan kehidupannya yang dipenuhi dengan utang piutang dan berniat meminta pertolongan teman dekat di sekolahnya dulu A.J. Raffles. Entah suatu tindakan yang benar atau tidak. Pasalnya saat itu Raffles pun berada dalam keadaan yang sama dengannya terpuruk dalam dunia kemiskinan. Meskipun tidak terlihat dari penampilannya yang tenang dan santai.
Bunny bersedia melakukan apapun agar Raffles dapat membantunya dan menjauhkan dirinya dari semua hutangnya.
"Bahkan melakukan kejahatan?" tanya Raffles sambil tersenyum.
"Iya, bahkan melakukan kejahatan," tegas Bunny.
Sejak saat itulah petualangan dimulai. Meskipun janji Bunny tidak sepenuhnya diyakini oleh dirinya sendiri dan sering kali berdebat dengan teman dekatnya itu.
Perkaataan Raffles yang cukup membuat terkesan adalah perkataannya dengan mengaku mengutip perkataan Gilbert.
"Mengapa aku harus bekerja, jika aku bisa mencuri? Mengapa menjalani kehidupan yang membosankan, jika aku bisa merasakan kegairahan, semangat, bahaya, sekaligus menikmati hidup dengan layak. Tentu saja tindakanku sangat salah, tapi tidak semua orang bisa menjadi moralis dan sejak awal pembagian kekayaan di masyarakat sudah tidak adil. Lagi pula, kau tidak melakukannya sepanjang waktu ...... tapi kata-kata itu memang benar adanya."
Ketersediaan
#
Perpustakaan SMA Kolese Loyola Semarang
823 HOR p 008121-S-0118
008121-S-0118
Tersedia
Rekomendasi Buku Lainnya
0 BukuTidak ada rekomendasi buku yang ditemukan.