Ahmad Fuadi - Nama Orang; Mirna Yulistianti - Nama Orang; Danya Dewanti Fuadi - Nama Orang;
Ranah 3 warna
Gramedia · 2019
Penilaian
0,0
dari 5Informasi Detail Buku
ISBN/ISSN
9789792263251
Penerbit
Gramedia
Tahun Terbit
2019
Halaman
xiii + 477 hlm. 13,5 x 20 cm
Bahasa
Indonesia
Klasifikasi
899.221
Edisi
Cet. 12
No. Panggil
899.221 FUA r
Subjek
Sinopsis
Alif baru saja tamat dari Pondok Madani. Dia bahkan sudah bisa bermimpi dalam bahasa Arab dan Inggris. Impiannya? Tinggi betul ingin belajar teknologi di Bandung seperti Habibie, lalu merantau sampai ke Amerika.
Dengan semangat menggelegak dia pulang kampung ke Maninjau dan tak sabar ingin segera kuliah. Namun karibnya, Randal, meragukan, Alif mampu lulus UMPTN, lalu dia sadar, ada satu hal penting yang dia tidak punya ijazah SMA. Bagaimana mungkin mengejar semua cita-cita tinggi tanpa ijazah?
Terinspirasi semangat tim dinamit Denmark, dia mendobrak rintangan berat. Baru saja dia tersenyum, badai lain menggempurnya silih berganti tanpa ampun. Alif letih dan mulai bertanya-tanya: "Sampai kapan aku harus teguh bersabar menghadapi semua cobaan hidup ini?" Hampir saja dia menyerah.
Rupanya "mantra" kedua yang diajarkan di Pondok Madani: man shabaro zhafira. Siapa yang bersabar akan beruntung. Berbekal kedua mantra itu dia songsong badai hidup satu persatu. Bisakah dia memenangkan semua impiannya?
Ke mana nasib membawa Alif? Apa saja 3 ranah berbeda warna itu? Siapakah Raisa? Bagaimana persaingannya dengan Randal? Apa Sahibul Menara? Kenapa sampai muncul Obelix, orang Indian, Michael Jordan, dan Kesatri Berpantun? Apa hadiah Tuhan buat sebuah kesabaran yang kukuh?
Ranah 3 warna adalah hikayat tentang bagaimana impian tetap wajib dibela habis-habisan walau hidup digelung nestapa tak berkesudahan. Tuhan sungguh bersama orang yang sabar.
Dengan semangat menggelegak dia pulang kampung ke Maninjau dan tak sabar ingin segera kuliah. Namun karibnya, Randal, meragukan, Alif mampu lulus UMPTN, lalu dia sadar, ada satu hal penting yang dia tidak punya ijazah SMA. Bagaimana mungkin mengejar semua cita-cita tinggi tanpa ijazah?
Terinspirasi semangat tim dinamit Denmark, dia mendobrak rintangan berat. Baru saja dia tersenyum, badai lain menggempurnya silih berganti tanpa ampun. Alif letih dan mulai bertanya-tanya: "Sampai kapan aku harus teguh bersabar menghadapi semua cobaan hidup ini?" Hampir saja dia menyerah.
Rupanya "mantra" kedua yang diajarkan di Pondok Madani: man shabaro zhafira. Siapa yang bersabar akan beruntung. Berbekal kedua mantra itu dia songsong badai hidup satu persatu. Bisakah dia memenangkan semua impiannya?
Ke mana nasib membawa Alif? Apa saja 3 ranah berbeda warna itu? Siapakah Raisa? Bagaimana persaingannya dengan Randal? Apa Sahibul Menara? Kenapa sampai muncul Obelix, orang Indian, Michael Jordan, dan Kesatri Berpantun? Apa hadiah Tuhan buat sebuah kesabaran yang kukuh?
Ranah 3 warna adalah hikayat tentang bagaimana impian tetap wajib dibela habis-habisan walau hidup digelung nestapa tak berkesudahan. Tuhan sungguh bersama orang yang sabar.
Ketersediaan
#
Perpustakaan SMA Kolese Loyola Semarang
899.221 FUA r 008343-B-0120
008343-B-0120
Tersedia
Rekomendasi Buku Lainnya
0 BukuTidak ada rekomendasi buku yang ditemukan.