Santo Yohanes dari Salib menjelaskan bahwa pemurnian diri dalam malam gelap merupakan proses mendidik diri dengan rahmat Allah agar kita bisa menjadi pribadi seperti yang diharapkan-Nya. Juga agar kita bisa bersatu dengan Dia. Sebab satu-satunya tujuan akhir setiap insan beriman adalah bersatu dengan Allah.