Manusia memang rapuh, lemah, berdosa. Kita sering jatuh ke dalam dosa. Hidup kita juga diwarnai kesedihan, penderitaan, keputusasaan, ketidakadilan, kemunafikan, kesombongan, egoisme, kehampaan, dan godaan. Di jurang kemanusiawian itulah, Paus Fransiskus menawarkan kesejukan, kesegaran, dan kedalaman cinta.
Apa arti beriman, bersaudara, dan berbelas kasih dalam hidup sehari-hari, khususnya dalam konteks Indonesia yang diwarnai pluralisme? Apakah arti menjadi diri yang bahagia dalam konteks itu? Kira-kira arah belajar seputar itulah yang hendak ditawarkan buku ini. Gaya hidup bermurah hati menjadi salah satu poin penting. Dalam hal ini, gaya hidup yang hendak membawa kita semua untuk selalu tersedi…
Kalau tidak mau menyerah, kita akan selalu mengalami kegelisahan hidup tanpa ujung.Jalan menyerah menjadi sebuah latihan rohani untuk menaruh hai dan rencana pribadi ke dalam keluasan kehendah Tuhan yang agung. Inilah gerak batin untuk berdamai dengan situasi dan belajar menemukan misteri-Nya. Jalan yang mendatangkan damai, tenang, dan sukacita dalam menekuni hidup beserta risikonya. Hanya deng…