Buku ini hendak menegaskan bahwa pembelaan terhadap para migram dan pengungsi memiliki kememadaian teologis akrena hakikat Allah yang adalah Sang Migram itu sendiri. Teologi migrasi Paus Fransiskus memperlihatkan Allah sebagai Pelintas Batas-Batas yang mengundang manusia untuk juga melintas dan melampaui batas-batas, yang dengan demikian menggenapi panggilan untuk membangun persaudaraan universal.