Buku ini adalah cermin jernih yang memantulkan wajah gereja masa kini sebagaimana dicitrakan oleh Paus Fransiskus - Gereja yang percaya, mencintai ciptaan, dan menjalin persaudaraan universal. Dalam Trilogi Pemikiran Paus Fransiskus: Iman, Alam, Persaudaraan, Mgr. Maksimus Regus tidak sekadar memaparkan pemikiran-pemikiran mendalam Paus Fransiskus, tetapi menganyamnya secara reflektif, tajam, …
Buku ini mencoba memberi informasi dengan benar, baik, dan indah (verum-bonum-pulchrum) tentang kehidupan Paus dan karyanya, juga seputar pengunduran diri Paus Benediktus XVI dan proses pemilihan Paus yang baru (Konklaf) hingga saat keterpilihan Kardinal Jorge Mario Bergoglio SJ sebagai Paus baru, seorang Jesuit, yang memilih nama Paus Fransiskus.
Sesudah konklaf, perhatian gereja tertuju pada dua hal: menengok jejak mendalam Paus Fransiskus dan menyambut Paus Leo XIV dengan penuh tanya dan harapan. Tidak mudah menjadi penerus seorang Paus yang telah mengubah wajah kepausan dengan keberanian menjadi dirinya sendiri. Jika biasanya jabatan membentuk pribadi, Paus Fransiskus justru mengubah jabatan itu sendiri lewat kesaksian hidupnya.
Tidak ada pendidikan kepemimpinan yang mempersiapkan seorang menjadi Paus baru. Para pejabat Vatikan juga tidak menyerahkan buku pegangan ataupun pokok-pokok tuntunan bagi seorang Paus baru sesaat setelah asap putih membumbung di langit Vatikan. Asap itu menjadi tanda terpilihnya Kardinal Jorge Mario Bergoglio sebagai Paus dan awal masa kepausannya dengan nama Paus Fransiskus. Para kardinal han…